Abdul Rakhman Bolong Sebut Masalah Korban Longsor Bukan Hanya Jalan, Tapi Tempat Tinggal

Faktaborneo.com, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Abdul Rakhman Bolong, meminta agar penanganan pasca-bencana longsor di Kilometer 28 Desa Batuah, Loa Janan, tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur jalan. Ia menegaskan bahwa masalah utama yang dihadapi para korban adalah kehilangan tempat tinggal.

Saat meninjau langsung lokasi bencana, Abdul Rakhman Bolong menyoroti dampak kemanusiaan yang lebih dalam dari sekadar jalan putus. Menurutnya, perhatian yang sangat serius harus diberikan kepada puluhan keluarga yang rumahnya hancur dan kini terpaksa mengungsi.

“Masalah warga bukan hanya soal jalan yang putus, tapi juga kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan dasar lainnya. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya pada Jumat (30/5/25).

Data dari aparat desa setempat menyebutkan sedikitnya 10 rumah warga dan satu masjid telah roboh akibat pergerakan tanah. Hal ini memperkuat argumen bahwa pemulihan kondisi warga, termasuk penyediaan hunian baru atau relokasi, harus menjadi prioritas utama.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Reza Fachlevi, yang turut hadir di lokasi, mendorong adanya sinergi antar-level pemerintahan untuk menangani dampak bencana secara menyeluruh.

“Kami berharap pemerintah pusat dan daerah bisa terus bekerja sama demi memulihkan kondisi warga Desa Batuah,” ujarnya.

(ADV)

Bagikan

Berita terupdate ada juga di Benuanta dan Prolog.co.id