Faktaborneo.com, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, mengajak seluruh masyarakat Mahakam Ulu (Mahulu) untuk berperan aktif dalam melawan segala bentuk provokasi dan kabar bohong (hoaks) selama proses Pemungutan Suara Ulang (PSU). Menurutnya, partisipasi warga dalam menjaga kejernihan informasi adalah kunci utama terwujudnya pemilu yang damai.
Menyikapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan PSU, Ekti menekankan bahwa peran masyarakat sangat krusial. Ia meminta warga untuk senantiasa menahan diri dan tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, yang berpotensi memecah belah.
“Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya. Fokuslah pada tujuan utama, yaitu masa depan daerah yang lebih baik melalui proses demokrasi yang bersih dan damai,” ujar Ekti.
Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, harapan terbesar semua pihak adalah agar PSU dapat berjalan dengan tertib dan tanpa gejolak. Menurutnya, menjaga kedamaian bukan hanya tugas aparat keamanan dan penyelenggara pemilu, tetapi juga tanggung jawab setiap warga.
“Kita semua berharap PSU ini berjalan dengan tertib dan damai,” katanya.
Seruan untuk melawan hoaks dan provokasi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat Mahulu, sehingga mereka dapat menggunakan hak pilihnya dengan tenang dan rasional.
(ADV)











