Faktaborneo.com, SAMARINDA – Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyebut kekompakan antara legislatif dan eksekutif sebagai kunci utama untuk menghindari terjadinya miskomunikasi kebijakan. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi syarat mutlak, terutama di tengah peran strategis Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pria yang akrab disapa Hamas ini menekankan pentingnya komunikasi yang intens antarlembaga. Ia memperingatkan, jika komunikasi tidak berjalan dengan baik, maka potensi terjadinya kesalahpahaman dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan akan sangat besar.
“Kalau komunikasi tak berjalan baik, bisa terjadi miskomunikasi kebijakan. Padahal sekarang kita butuh kekompakan,” ujarnya pada Senin (26/5/25).
Untuk membangun kekompakan tersebut, DPRD Kaltim menginisiasi forum “Coffee Morning” bersama jajaran Pemerintah Provinsi. Hamas menegaskan, forum informal ini bertujuan untuk menyatukan visi dan memastikan arah pembangunan Kaltim berjalan selaras dan tidak parsial.
“Ini forum untuk menyatukan visi antara legislatif dan eksekutif agar arah pembangunan Kaltim lebih terarah dan tidak jalan sendiri-sendiri,” tegas Hamas.
(ADV)











