Faktaborneo.com, SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sayyid Muziburrachman, menyoroti ketimpangan distribusi energi di Samarinda, khususnya BBM dan elpiji. Menurutnya, pasokan yang tidak merata memperparah beban hidup masyarakat kecil.
Ia menyatakan persoalan distribusi energi tidak bisa hanya dianggap isu teknis. Dampaknya dirasakan langsung oleh warga, mulai dari lonjakan harga hingga antrean yang panjang di tingkat pengecer.
“Kelangkaan energi itu menyangkut kenyamanan hidup masyarakat. Distribusi yang tidak merata menambah beban warga kecil. Maka kita butuh sistem yang adil dan akuntabel,” ujarnya.
Sayyid menyampaikan apresiasinya terhadap peran Hiswana Migas dalam menjaga distribusi. Namun ia meminta agar sistem yang ada terus dievaluasi agar lebih efisien dan transparan.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Kaltim, ia menekankan bahwa distribusi energi yang tidak merata berpotensi menciptakan ketimpangan struktural di masyarakat. Karena itu, ia mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta untuk menciptakan mekanisme distribusi yang lebih adil.
(ADV)











