slot thailand

https://vetsbestmovers.com/contact/

https://www.cassiseye.com/physicians

Ketua DPRD Kukar Dorong BUMD Perkuat PAD dan Kemandirian Fiskal Daerah

Faktaborneo.com – KUTAI KARTANEGARA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menekankan pentingnya sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pemerintah Kabupaten dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi memperkuat kemandirian fiskal. Ia menyebut masih banyak potensi daerah yang belum digarap maksimal, terutama di sektor pajak dan pengelolaan sumber daya alam.

Pendapatan daerah harus diperkuat dari dalam. Banyak potensi pajak dan retribusi yang belum tergarap maksimal,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, Kukar perlu mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat dengan cara mengoptimalkan pajak lokal, termasuk pajak restoran, air tanah, pertambangan, dan migas.

Ia juga menekankan perlunya keterbukaan dalam pelaporan produksi minerba agar kebocoran pendapatan dapat diminimalkan. Yani menilai BUMD harus diberi ruang lebih besar dalam pengelolaan sumber daya alam.

Kami berharap BUMD dapat diberikan kesempatan mengelola minimal 20 persen lahan tambang lokal. Ini langkah konkret agar daerah terlibat langsung,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keterlibatan BUMD di sektor energi dan pertambangan akan membawa manfaat besar bagi perekonomian daerah, termasuk membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

BUMD memiliki potensi besar untuk berkembang di sektor migas dan batu bara jika dikelola secara profesional dan transparan. DPRD siap mendukung dari sisi kebijakan maupun penganggaran,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan bahwa dukungan modal dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar BUMD mampu bersaing di industri migas dan pertambangan.

Industri migas dan tambang membutuhkan kekuatan finansial besar, sehingga dukungan permodalan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa DPRD Kukar siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan BUMD untuk mengoptimalkan seluruh potensi ekonomi lokal. Sinergi ini, menurutnya, merupakan langkah penting menuju kemandirian fiskal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan akhirnya jelas—pendapatan meningkat, kesejahteraan masyarakat bertambah, dan pembangunan dapat berjalan berkelanjutan,” tutupnya. (ADV)

Bagikan

Berita terupdate ada juga di Benuanta dan Prolog.co.id