Faktaborneo.com – KUTAI KARTANEGARA – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, di ruang Banmus Sekretariat DPRD Kukar. Anggota DPRD Kaltim asal dapil Kukar yang hadir antara lain Salehuddin SFil dari Fraksi Golkar dan Didik Agung Eko Wahono dari Fraksi PDI-P.
Salehuddin menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi terkait pembangunan dan kondisi keuangan di Kukar. Menanggapi hal tersebut, Ahmad Yani mengungkapkan bahwa bantuan keuangan atau Bankeu dari Pemerintah Provinsi Kaltim masih terbilang rendah. “Bankeu yang diterima Kukar belum mencapai Rp 100 miliar, padahal potensi daerah bisa mencapai Rp 500 miliar,” jelas Yani.
Yani menekankan bahwa pembangunan Kukar, dengan wilayah yang sangat luas, tidak dapat hanya mengandalkan APBD Kabupaten. Ia menilai jika Bankeu dari provinsi bisa mencapai setengah triliun rupiah, maka pelaksanaan pembangunan di Kukar akan lebih optimal.
Ketua DPRD Kukar berharap agar 11 anggota DPRD Kaltim dari dapil Kukar dapat memperjuangkan alokasi dana yang lebih besar serta menjalin kolaborasi lintas lembaga agar pembangunan daerah dapat berjalan lancar. Sinergi antara DPRD Kaltim dan DPRD Kukar juga dianggap penting untuk memastikan dukungan sampai ke tingkat DPR RI.
Selain itu, Yani menambahkan, DPRD Kukar akan terus berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kaltim untuk memaksimalkan program pembangunan dan penyaluran bantuan keuangan. (Adv)











