Faktaborneo.com – SAMARINDA – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK), memimpin rombongan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltim untuk beraudiensi dengan Gubernur Kaltim, H Rudy Mas’ud (Harum), pada Rabu, 23 Juli 2025. Audiensi ini bertujuan untuk melaporkan perkembangan dan program kerja KORMI Kaltim, serta meminta restu untuk keberangkatan kontingen menuju Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam audiensi tersebut, AHK didampingi oleh Wakil Ketua KORMI Kaltim, Tri Murti Rahayu, beserta jajaran pengurus. Mereka melaporkan bahwa KORMI Kaltim akan mengirimkan kontingen besar dengan total 647 atlet yang siap berlaga di 46 Induk Organisasi Olahraga (Inorga). FORNAS VIII akan diselenggarakan selama sepekan penuh, mulai 26 Juli hingga 1 Agustus 2025.
Gubernur Harum menyambut baik kehadiran KORMI, mengakui perannya dalam melestarikan olahraga tradisional dan masyarakat yang berdampak positif pada budaya, kesehatan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif dan kerakyatan. “Olahraga masyarakat ini menjadi salah satu kekuatan dalam membangun Kaltim. Tentu olahraga ini lebih banyak menyentuh pada aspek budaya, kesehatan dan pariwisata. Termasuk ekonomi kreatif (ekraf) dan ekonomi kerakyatan atau UMKM. Hal ini selaras dengan visi Kaltim Sukses menuju Generasi Emas,” kata Gubernur Harum.
Restu dan Dukungan Penuh Gubernur Harum
Gubernur Harum memberikan restu penuh kepada kontingen KORMI Kaltim dan berpesan agar mereka mampu mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional, bahkan internasional. Ia juga berharap Inorga KORMI dapat diintegrasikan dengan kontestasi olahraga tingkat nasional dan internasional, serta sering mengadakan kompetisi di tingkat daerah agar olahraga masyarakat semakin membudaya dan menjadi benteng dari ancaman bahaya seperti narkoba.

AHK, didampingi Tri Murti Rahayu, menyampaikan kepada Gubernur bahwa KORMI Kaltim memiliki catatan prestasi membanggakan. Pada Fornas VII 2023 di Bandung, Jawa Barat, kontingen Kaltim berhasil masuk 10 besar dengan menduduki peringkat ke-8 dari 38 provinsi. Mereka membawa pulang total 78 medali, terdiri dari 27 emas, 23 perak, dan 28 perunggu.
Berbekal pencapaian tersebut, AHK optimistis kontingen Kaltim dapat meningkatkan peringkatnya di FORNAS VIII NTB. “KORMI Kaltim siap mengukir prestasi lagi di FORNAS ke-8 NTB 2025 ini. Melihat data sebelumnya, kami masuk 10 besar dengan peringkat 8. Dengan pelatihan dan pembinaan intensif, kami berkeyakinan bisa masuk 5 besar,” ujar AHK penuh keyakinan.
Peran KORMI sebagai Kawah Candradimuka Atlet
Wakil Ketua KORMI Kaltim, Tri Murti Rahayu, menjelaskan bahwa keberadaan KORMI berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang membagi olahraga menjadi tiga golongan: Olahraga Masyarakat, Olahraga Pendidikan, dan Olahraga Prestasi. KORMI berfokus pada olahraga masyarakat, dengan tujuan membuat masyarakat bugar dan menyiapkan bibit atlet potensial.
“Harapannya, nantinya bisa masuk ke olahraga pendidikan, dan dibina di SKOI (Sekolah Khusus Olahragawan Internasional). Hingga mereka mampu berprestasi di bawah KONI dan Dispora Kaltim, mengharumkan dunia keolahragaan Kaltim,” pungkas Tri Murti. Audiensi ini menegaskan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan KORMI dalam memajukan olahraga rekreasi masyarakat Kaltim.











