Faktaborneo.com, SAMARINDA – Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, Abdurrahman KA, menilai alokasi anggaran lebih dari Rp200 miliar dari provinsi untuk perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Paser tahun ini masih belum cukup. Ia berkomitmen akan berjuang keras untuk “menggedor” APBD Kaltim tahun 2026 agar Paser mendapat alokasi yang lebih besar.
Janji ini disampaikannya melihat kebutuhan perbaikan jalan di Paser yang menurut data Dinas PU setempat mencapai Rp1,2 triliun. Menurutnya, dengan kebutuhan sebesar itu, perjuangan untuk mendapatkan anggaran provinsi yang lebih signifikan menjadi harga mati.
Ia menegaskan bahwa peningkatan anggaran ini krusial untuk mendukung mobilitas warga, kelancaran distribusi hasil pertanian, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Kaltim.
“Kami akan perjuangkan agar tahun depan alokasi anggaran bisa ditingkatkan. Mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada kualitas infrastruktur dasar seperti jalan,” ungkap Abdurrahman.
Ia menambahkan, pemerintah kabupaten tidak mungkin bisa menanggung beban perbaikan infrastruktur yang begitu besar sendirian. Oleh karena itu, peran pemerintah provinsi melalui APBD menjadi sangat vital.
“Di sinilah peran provinsi harus hadir. Termasuk dorongan dari DPRD, agar kebutuhan di daerah tidak terus-menerus tertunda,” tegasnya. (ADV)











